Bedanya Pompa Atas, Jet Pump, dan Pompa Satelit
Tiga jenis pompa, tiga fungsi berbeda. Jangan sampai salah beli — kenali mana yang sesuai kedalaman sumur dan kebutuhan Anda.
Banyak yang menyebut semua pompa air dengan nama yang sama, padahal jenisnya berbeda dan tidak bisa saling menggantikan. Salah pilih jenis = air tidak naik atau pompa cepat rusak. Mari kita bedah.
Pompa Atas (sumur dangkal)
Dipasang di atas permukaan, menyedot air dari sumur dangkal. Efektif untuk kedalaman muka air sekitar 7–9 meter. Murah dan mudah dirawat, tapi terbatas untuk sumur dangkal saja.
Jet Pump (sumur sedang)
Masih dipasang di atas, tapi pakai sistem jet untuk menyedot dari kedalaman lebih besar — hingga sekitar 15–30 meter tergantung tipe. Cocok untuk sumur yang terlalu dalam untuk pompa atas biasa.
Pompa Satelit (submersible — sumur dalam)
Pompa terendam langsung di dalam sumur dan mendorong air ke atas. Karena 'mendorong' (bukan 'menyedot'), ia sanggup untuk sumur sangat dalam — 30 sampai 100+ meter. Inilah spesialisasi utama kami.
Cara cepat memilih
- Muka air < 9 meter → Pompa Atas.
- Muka air 9–25 meter → Jet Pump.
- Muka air > 25 meter → Pompa Satelit / Submersible.
Masih bingung? Itu wajar.
Memilih jenis pompa butuh data sumur yang akurat. Tim PGP siap bantu menganalisis dan memberi rekomendasi yang tepat — biar tidak salah beli dan air langsung lancar.
Pompa jenis ini juga dikenal sebagai pompa celup, pompa benam, pompa sumur dalam — istilah yang berbeda untuk perangkat yang sama.