Cara Pilih HP Pompa Satelit untuk Sumur 30, 50, dan 100 Meter
Salah pilih HP bikin air kecil atau boros listrik. Panduan praktis mencocokkan daya pompa satelit dengan kedalaman sumur Anda.
Pertanyaan paling sering masuk ke WhatsApp kami: 'Sumur saya dalam X meter, pompa berapa HP yang cocok?' Jawabannya tidak cuma soal kedalaman — tapi kedalaman adalah titik awal terbaik.
Pahami dulu: total head, bukan cuma kedalaman
Yang menentukan daya pompa adalah total head — yaitu kedalaman muka air + tinggi dorong ke atas (toren) + kerugian gesekan di pipa. Jadi sumur 50 meter dengan toren di lantai 3 butuh pompa lebih kuat daripada sumur 50 meter dengan toren di tanah.
Patokan umum berdasarkan kedalaman
- Sumur 20–40 meter: 0.5 HP biasanya cukup untuk rumah 1–2 lantai.
- Sumur 40–60 meter: 0.75 HP – 1 HP, tergantung jumlah titik air.
- Sumur 60–90 meter: 1 HP – 1.5 HP untuk debit yang stabil.
- Sumur 90–120 meter: 2 HP atau pompa 4" stainless untuk head tinggi.
Faktor lain yang sering dilupakan
- Jumlah titik air: makin banyak keran/kamar mandi aktif bersamaan, makin besar debit yang dibutuhkan.
- Diameter sumur: pompa 3" untuk sumur bor sempit, 4" untuk sumur lebih lebar.
- Kualitas air: air berpasir butuh pompa dengan ketahanan abrasi lebih baik.
Cara paling aman: kirim data ke kami
Daripada menebak, cukup kirim 3 info ke WhatsApp PGP: (1) kedalaman sumur, (2) jumlah lantai/titik air, (3) lokasi toren. Tim kami akan hitung head dan rekomendasikan HP yang pas — gratis, tanpa harus beli di tempat.
Pompa jenis ini juga dikenal sebagai pompa submersible, pompa sibel, pompa celup — istilah yang berbeda untuk perangkat yang sama.